<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: FPI, AKKBB, dan Ahmadiyah</title>
	<atom:link href="http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/</link>
	<description>Setiap detik begitu berharga...</description>
	<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 07:37:37 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: chimots</title>
		<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-40</link>
		<dc:creator>chimots</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 03:18:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-40</guid>
		<description>manusia tidak ada yang sempurna didunia ini,,dan kesempurnaan hanya milik tuhan..!!! DAN SATU CATATAN PENTING BUBARKAN FPI karna organisasi itu merusak nama islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia tidak ada yang sempurna didunia ini,,dan kesempurnaan hanya milik tuhan..!!! DAN SATU CATATAN PENTING BUBARKAN FPI karna organisasi itu merusak nama islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kongo</title>
		<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-37</link>
		<dc:creator>Kongo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 11:17:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-37</guid>
		<description>kalo FPI bubar, AKKBB juga harus bubar doooonk.!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo FPI bubar, AKKBB juga harus bubar doooonk.!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Joko</title>
		<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-36</link>
		<dc:creator>Joko</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 19:30:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-36</guid>
		<description>BUBARKAN FPI…!!!!
TIDAK ADA TOLERANSI LAGI…!!!
KERUKUNAN INDONESIA JADI TARUHANNYA…!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BUBARKAN FPI…!!!!<br />
TIDAK ADA TOLERANSI LAGI…!!!<br />
KERUKUNAN INDONESIA JADI TARUHANNYA…!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kristiono</title>
		<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-32</link>
		<dc:creator>Kristiono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 11:14:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-32</guid>
		<description>Ya, saya memahami Anda ketika berada di sana sebagai saksi mata. Namun seperti yang kita tahu bahwa saksi mata tidak cukup. Ratusan orang disana menjadi saksi mata dan ternyata tidak ada yang dilakukan polisi terhadap saksi mata tersebut, termasuk Anda.

Memang benar dalam Al-Quran terdapat banyak khazanah yang dapat kita ambil dan manfaatkan, namun mengenai Ahmadiyah, apakah Anda bisa menunjukkan letak kebenarannya?

Mengenai hidup bebas dan bertanggung jawab, apakah Ahmadiyah tidak menimbulkan keburukan bagi orang lain? Islam yang rahmatan lil alamin harus tercemari oleh ulah Ahmadiyah yang justru, menurut saya, tidak rahmatan lil alamin. Anda mungkin tidak dirugikan karena saya tidak tahu apa agama Anda, namun jika prinsip Anda, atau keluarga Anda diganggu gugat dan dicemari nama baiknya, apakah Anda masih berpegang teguh pada apa yang Anda namakan sebagai kebebasan berpendapat?

Saya membuka diskusi selebar-lebarnya dengan Anda, baik via email atau Yahoo Messenger di viaris@yahoo.com. mari berdiskusi :)
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, saya memahami Anda ketika berada di sana sebagai saksi mata. Namun seperti yang kita tahu bahwa saksi mata tidak cukup. Ratusan orang disana menjadi saksi mata dan ternyata tidak ada yang dilakukan polisi terhadap saksi mata tersebut, termasuk Anda.</p>
<p>Memang benar dalam Al-Quran terdapat banyak khazanah yang dapat kita ambil dan manfaatkan, namun mengenai Ahmadiyah, apakah Anda bisa menunjukkan letak kebenarannya?</p>
<p>Mengenai hidup bebas dan bertanggung jawab, apakah Ahmadiyah tidak menimbulkan keburukan bagi orang lain? Islam yang rahmatan lil alamin harus tercemari oleh ulah Ahmadiyah yang justru, menurut saya, tidak rahmatan lil alamin. Anda mungkin tidak dirugikan karena saya tidak tahu apa agama Anda, namun jika prinsip Anda, atau keluarga Anda diganggu gugat dan dicemari nama baiknya, apakah Anda masih berpegang teguh pada apa yang Anda namakan sebagai kebebasan berpendapat?</p>
<p>Saya membuka diskusi selebar-lebarnya dengan Anda, baik via email atau Yahoo Messenger di <a href="mailto:viaris@yahoo.com">viaris@yahoo.com</a>. mari berdiskusi <img src='http://ksetyadi.blog.friendster.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sony</title>
		<link>http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-31</link>
		<dc:creator>sony</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 06:04:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ksetyadi.blog.friendster.com/2008/06/fpi-akkbb-dan-ahmadiyah/#comment-31</guid>
		<description>Mas Kristiyono, saya adalah salah seorang saksi mata dalam tragedi monas. Saya melihat dengan mata kepala sendiri kejadian yang sesungguhnya terjadi. AKKBB sama sekali tidak  membuat provokasi apalagi sampai melepaskan tembakan. Sama sekali tidak mas.
Mas Kristiyono, sesungguhnya dalam Islam iti sangat benyak terdapat khazanah khususnya Al-Qur'an. Jika Mas kris ingin melihat kebensaran yang sesungguhnya apa dan bagaimana Ahmadiyah itu, kenapa mas Kris tidak mencoba untuk mendatangi pihak Ahmadiyah dan mencoba bertukar fikiran mengenai apa yang diphami Ahmadiyah. Sekali-kali mas Kris dapat mencobanya.
Mengenai hukum di Indonesia, saya hanya ingin mengatakan bahwa, selama negara kita adalah negara Pancasila dan berdasarkan UUD 45, maka segala bentuk pemahaman baik itu keagamaan ataupun sosialpolitik dapat hidup bebas jika tidak menimbulkan keburukan bagi orang lain.
Kalau masalah Gus Dur, saya melihat beliau adalah orang yang konsisten dengan ucapannya walaupun banyak sekali yang tidak menyukainya. Dia banyak membela orang2 minoritas walaupun sadar dengan konsekuensinya akan dimusuhi banyak pihak. Itulah Gus Dur kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan Gus Dur kemudian hari. Dia juga manusia, banyak kelemahan. Biarlah dia mengemukakan apa yang menjadi pendapatnya. bagi yang tidak setuju, biarkan saja. Cobalah kita bangun masyarakat yang santun dan beradab dengan menghormati hak2 orang lain dalam bingkai negara Indonesia.

salam
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Kristiyono, saya adalah salah seorang saksi mata dalam tragedi monas. Saya melihat dengan mata kepala sendiri kejadian yang sesungguhnya terjadi. AKKBB sama sekali tidak  membuat provokasi apalagi sampai melepaskan tembakan. Sama sekali tidak mas.<br />
Mas Kristiyono, sesungguhnya dalam Islam iti sangat benyak terdapat khazanah khususnya Al-Qur&#8217;an. Jika Mas kris ingin melihat kebensaran yang sesungguhnya apa dan bagaimana Ahmadiyah itu, kenapa mas Kris tidak mencoba untuk mendatangi pihak Ahmadiyah dan mencoba bertukar fikiran mengenai apa yang diphami Ahmadiyah. Sekali-kali mas Kris dapat mencobanya.<br />
Mengenai hukum di Indonesia, saya hanya ingin mengatakan bahwa, selama negara kita adalah negara Pancasila dan berdasarkan UUD 45, maka segala bentuk pemahaman baik itu keagamaan ataupun sosialpolitik dapat hidup bebas jika tidak menimbulkan keburukan bagi orang lain.<br />
Kalau masalah Gus Dur, saya melihat beliau adalah orang yang konsisten dengan ucapannya walaupun banyak sekali yang tidak menyukainya. Dia banyak membela orang2 minoritas walaupun sadar dengan konsekuensinya akan dimusuhi banyak pihak. Itulah Gus Dur kita tidak akan pernah tahu apa yang akan dilakukan Gus Dur kemudian hari. Dia juga manusia, banyak kelemahan. Biarlah dia mengemukakan apa yang menjadi pendapatnya. bagi yang tidak setuju, biarkan saja. Cobalah kita bangun masyarakat yang santun dan beradab dengan menghormati hak2 orang lain dalam bingkai negara Indonesia.</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
