Hijjaz,
dalam nasyidnya yang berjudul “Lukisan Alam”, mengajarkan pada saya untuk
selalu memahami bahwa hidup tidak selalu indah. Saya mengalami masa-masa dimana
kesulitan dan ujian yang begitu berat seakan merenggut dan menghancurkan sikap
positif saya. Banyak kesempatan, mungkin di hampir setiap kesempatan, saya
kembali kepada sikap negatif dan tidak percaya diri. Saya putus asa dan putus
harapan. Tak ada lagi yang dapat dijadikan sandaran, padahal saya telah berjanji
untuk menyerahkan semua pada-Nya. Namun, yah, Anda pasti pernah merasakannya, kan? Kira-kira seperti
itulah kondisinya.
Allah
memiliki banyak cara untuk mengingatkan dan mengajarkan hamba-Nya tentang arti
kesabaran dan keteguhan. Melalui
berbagai ujian, kita dihadapkan pada berbagai pilihan yang terkadang bukan
antara mudah dan sulit; tetapi justru sulit dan sulit. Melalui nikmat pun, kita
dihadapkan pada berbagai pilihan yang mudah dan mudah; untuk menguji kita mana
diantara pilihan kita yang terjauh dari dosa.
Hidup tidak selalunya
indah, langit tak selalu cerah
Suram malam tak
berbintang, itulah lukisan alam
…
Dalam suka hitunglah
kesyukuranmu
Dalam senang awasi
kealpaanmu
Setitis derita
melanda, segunung kurniaan-Nya
…
Terkadang kita hanya ingat pada-Nya saat kita sedang dilanda
kesusahan. Ingat pun hanya sebatas ‘ingat’ yang hanya mampu membawa kita keluar
dari masalah. Jarang kita menghitung dan mengingat betapa banyaknya nikmat yang
telah Allah berikan pada saat suka dan senang. Bahkan dalam kondisi sulit pun,
masih banyak nikmat yang seharusnya kita syukuri.
…
Usah mengharapkan
kesenangan
Dalam perjuangan penuh
pengorbanan
Usah dendam
berpanjangan
maafkan kesalahan
insan
begitu ajaran Tuhan
…
Hidup adalah perjuangan tanpa henti (setidaknya begitu kata
Dewa 19). Perjuangan yang membutuhkan jiwa besar bahwa tak akan ada kenikmatan
yang berlangsung lama. Tak akan ada ranjang yang empuk. Tak akan ada bidadari
yang mendampingi. Juga tak akan ada perhiasan yang mengkilap. Semuanya hanya
ada setelah perjuangan selesai; itupun jika perjuangan kita meraih kemenangan.
Lalu buat apa mendendam pada manusia padahal hidup ini sangatlah singkat?
…
Dalam diam taburkanlah
baktimu
Dalam tenang,
buangkanlah amarahmu
Suburkanlah sifat
sabar dalam jiwamu itu
…
Sabar dan syukur adalah bagian dari agama. Rasulullah pernah
bersabda, “Alangkah baiknya urusan kaum
muslimin itu. Apabila ia ditimpa musibah dan ia bersabar, maka itu baik
baginya. Dan apabila ia diberi nikmat dan ia bersyukur, maka itu baik pula
baginya…”
Dan ketika kita mampu untuk bersabar dan bersyukur atas apa
yang telah menjadi ketentuan-Nya, akan terlaksana janji Allah yang akan
memberikan “jalan keluar yang tiada disangka-sangka”. Saya benar-benar bersaksi
bahwa “jalan keluar yang tiada disangka-sangka” itu sungguh ada. Dan saya
merasa telah mendapatkannya…
Tasikmalaya, 20
Januari 2008
Banyak jalan menuju
Roma, termasuk tersentuhnya hati saya mendengar dendang Asma’ul Husna yang
dikumandangkan bersama oleh siswa-siswi MAN Awipari, Tasikmalaya
2 Comments »
Driver
Atheros (ath_pci)
telah terkompilasi dengan baik. Driver acer_acpi pun bekerja tanpa hambatan.
Saatnya untuk menyalakan Wi-Fi Anda dan mengakses internet dengan menggunakan
Linux Anda.
Pertama-tama, Anda nyalakan terlebih dahulu wireless Anda:
# modprobe acer_acpi
Setelah itu, cek status wireless Anda:
# cat
/proc/acpi/acer/wireless
Jika nilainya 0, maka nyalakan wireless Anda:
# echo 1 >
/proc/acpi/acer/wireless
Setelah itu, load
modul Atheros Anda:
#modprobe ath_pci
Jika setelah menjalankan perintah ini, wireless Anda belum
aktif, ulangi sekali lagi dengan meng-unload
ath_pci:
# modprobe –r
ath_pci
-r diatas berarti remove.
Setelah itu, load lagi:
# modprobe ath_pci
Jika berhasil, wireless Anda akan aktif dan menunjukkan
jaringan wireless yang tersedia di sekitar Anda.
* * *
Selesai
berinternet, Anda tidak diwajibkan untuk meng-unload ath_pci dan acer_acpi. Dengan men-shutdown
Linux, kedua driver tersebut otomatis akan di unload dengan sendirinya. Namun, saya sarankan untuk
melakukannya sendiri karena terkadang proses shutdown Linux tidak sempurna dan
masih meninggalkan modul tersebut di dalam memori.
Caranya cukup mudah. Lakukan perintah:
# modprobe –r
ath_pci
Untuk meng-unload
ath_pci, dan
# modprobe –r acer_acpi
Untuk meng-unload
acer_acpi.
Selesai.
Yogyakarta, 18 Januari 2008
Huff…
2 Comments »
ACPI adalah singkatan dari Acer Control Panel Interface.
Secara umum, ACPI ini menangani fungsi khusus seperti switch bluetooth,
brightness layar, hingga wireless. Khusus untuk laptop saya (dan laptop lain
yang memiliki switch wireless dan bluetooth), tidak terdapat driver khusus
untuk digunakan di Linux karena (mungkin) asumsi manufacturer adalah digunakan
bersama dengan Windows, padahal pengguna Linux sangat banyak. ACPI adalah
solusi bagi pengguna Linux yang menggunakan laptop.
Anda dapat
mencari driver ini dengan menggunakan Google dan men-download dari salah satu
situs hasil pencarian. Biasanya, file driver ini bernama acer_acpi. Setelah Anda mendapatkan
driver ini, Anda dapat melakukan kompilasi (compile)
menggunakan tools yang sudah tersedia; atau biasanya driver ini sudah terkumpul
dalam satu direktori dan terdapat file Makefile.
Jika ya, Anda dapat meng-compile-nya
dengan menggunakan perintah berikut ini:
# make
Pastikan Anda menjalankannya sebagai root atau menggunakan
sudo seperti ini:
# sudo make
Setelah itu, Linux akan secara otomatis mengkompilasi driver
berdasarkan Makefile. Jika proses berhasil dan tidak ada pesan error, Anda
dapat melanjutkannya dengan mengetikkan:
# make install
Selesai. Modul acer_acpi akan terbentuk. Selamat.
Langkah
selanjutnya adalah menginstall modul tersebut ke dalam memori. Linux memiliki
beberapa driver yang di-load
dalam bentuk modul. Beberapa di-load
secara otomatis pada saat startup
sedangkan sebagian lainnya harus di-load
secara manual. Anda dapat menggunakan perintah modprobe untuk me-load
modul secara manual. Sekarang, gunakan perintah tersebut untuk me-load modul acer_acpi.
# modprobe acer_acpi
Jika berhasil, Linux akan mengembalikan Anda ke prompt #
tanpa pesan apapun. Jadi pastikan Anda tidak melewatkan pesan apapun. Jika ada
pesan, perhatikan pesan tersebut dan Anda akan tahu apa yang terjadi.
Selanjutnya, untuk mengecek apakah acer_acpi telah di-load, gunakan
perintah ini:
# lsmod | grep
acer_acpi
Hasilnya, akan ada beberapa baris (di Linux saya ada 3
baris) yang menunjukkan aktifitas modul acer_acpi.
Jika Linux tidak mengembalikan apa-apa dan Anda dikembalikan pada prompt tanpa
keluaran apapun, artinya modul acer_acpi
belum di-load. Cek ulang
mulai proses kompilasi hingga load
modul, apakah ada pesan kesalahan yang terlewat? Jika ya, Anda harus mengulangi
lagi dari awal.
Modul acer_acpi
sudah ter-load ke dalam
memori. Selamat. Anda telah melewati setengah perjalanan. Sekarang, Anda dapat
melihat fasilitas yang ditawarkan acer_acpi
ini. Lakukan perintah berikut:
# ls -l
/proc/acpi/acer
Hasilnya adalah seperti berikut ini (mungkin berbeda dengan
Linux Anda):
bluetooth
brightness
wireless
Anda dapat mengeset status wireless Anda dengan perintah:
#cat
/proc/acpi/acer/wireless
Jika Anda mendapatkan 0, berarti wireless Anda dalam posisi off. Jika 1, maka wireless ada pada
posisi on.
Untuk mengaktifkan wireless Anda, gunakan perintah ini:
#echo 1 >
/proc/acpi/acer/wireless
Dan untuk me-non-aktifkan wireless Anda, gunakan perintah
ini:
# echo 0 >
/proc/acpi/acer/wireless
Selesai sudah. Anda dapat mengikuti pengalaman selanjutnya
(yang menjadi sambungan dari tulisan ini) mengenai aktifasi jaringan Wi-Fi pada
laptop Anda.
Yogyakarta, 18 January 2008
Part 2…
No Comments »
Sebagian
orang, kebanyakan mungkin, lebih memilih sistem operasi Microsoft Windows
daripada sistem operasi lain, seperti Apple Macintosh atau UNIX/Linux. MS
Windows sudah sangat umum digunakan karena kemudahannya. Saya sendiri secara
pribadi belum pernah memiliki Macintosh. Namun Anda mungkin sudah tahu ‘siapa’
itu Linux.
Beberapa
hari yang lalu, saya menginstall laptop saya dengan Linux Debian untuk AMD64
(karena laptop saya menggunakan Turion 64bit). Instalasi sepertinya tidak ada
masalah. Selesai instalasi, semuanya berjalan lancar. Hingga suatu saat, saya
hendak mencoba online
menggunakan Debian baru saya. Duh! Kartu Wifi saya tidak terdeteksi oleh
Debian. Hanya kartu jaringan (LAN Card)
saja yang terdeteksi, itupun bukan sebagai wireless.
Dimana lagi saya harus mencari resource
terbaik selain internet? Saya gunakan kembali Windows XP saya dan mulai googling dengan kata kunci ‘atheros wireless install driver’.
Google menunjukkan banyak hasil namun beberapa ada yang relevan. Saya klik
salah satunya.
Artikel
demi artikel saya baca. Semuanya mengarah kepada satu sumber: driver Atheros,
yaitu kartu Wifi saya. Jika di Windows driver
tersebut sudah tersedia, namun tidak di Linux. Itulah asyiknya (atau susahnya?
Yah, setiap orang memiliki cara pandang masing-masing). Saya terus membaca dan
membaca. Penjelasan teknis yang sangat rumit membuat saya menyadari mengapa
sebagian pemula menjadi putus asa dan menyerah lalu kembali ke Windows tanpa
bertekad mempelajari Linux lebih lanjut. Namun saya pun menyadari bahwa Linux
memang seperti itu. Sangat teknis dan ‘ilmiah’. Disitulah letak tantangannya.
Dari
penjelasan tersebut akhirnya saya dibawa kepada satu driver Atheros yang sudah
sangat terkenal di dunia Linux: Madwifi.
Driver ini cukup stabil untuk dua buah arsitektur yang berbeda yaitu Intel dan
AMD. Madwifi juga mendukung Cyrix, Sparc, dan sistem operasi lainnya. Anda
dapat mendapatkan driver ini
secara gratis melalui situs www.madwifi.org.
Selesai download, saya coba boot kembali Linux saya. Sebagaimana
lazimnya, Anda harus meng-compile
sendiri source Madwifi
tersebut dan memasukkannya sebagai modul ke dalam kernel. Walaupun binary-nya sudah tersedia, saya
sarankan untuk meng-compile
langsung dari source-nya
dengan alasan integrasi dengan sistem Anda. Anda tinggal menggunakan perintah make dan semua modul yang
dibutuhkan akan tersedia dalam beberapa detik (dengan asumsi proses compiling Anda tidak terjadi kesalahan.
Jika ada, benarkan terlebih dahulu lalu compile
kembali).
Modul sudah tersedia dan saya load ke dalam memory dengan menggunakan modprobe. Saya tunggu beberapa saat
namun tidak terjadi apa-apa. Indikator network di pojok kanan atas menandakan
bahwa laptop saya tetap tidak terkoneksi. Kartu Atheros pun tidak terdeteksi
padahal modul ath_pci
sudah di-load dengan baik. Ada apa lagi? Saya
andalkan Google untuk mencari penyebabnya.
Linux memang berbeda dengan Windows,
namun saya baru menyadari bahwa switch
Wifi yang ada di panel depan laptop saya (Acer Aspire 5051) mengendalikan aktif
atau tidaknya kartu Wifi. Duh! (lagi!) Bagaimana cara saya mengaktifkan kartu
Wifi padahal Linux tidak dapat mendeteksi switch
yang ada di panel depan? Lagi-lagi saya menemukan jawabannya dalam beberapa
detik menggunakan Google. Anda yang sudah mengalami peristiwa ini mungkin
tersenyum-senyum dan berpikir betapa bodohnya saya. Bagi Anda yang belum
mengetahuinya, saya akan beritahu Anda jawabannya: acer_acpi.
Lalu, apa saja yang dibutuhkan untuk
berinternet ria melalui fasilitas hotspot dengan menggunakan Linux? Jika Anda
mengalami kesulitan, Anda dapat terus mengikuti pengalaman pribadi saya
sendiri.
Yogyakarta, 18 January 2008
Part 1…
No Comments »
Hari itu,
saya tidak dapat menghadiri pernikahan seorang sahabat dekat di Magelang.
Undangan yang bertepatan dengan ‘tugas negara’ – membantu orang tua bekerja –
membuat saya tak memiliki pilihan untuk hadir dalam pernikahannya. Sabtu pagi,
5 Januari 2008, yang menjadi hari bahagianya, harus saya lewati di atas gerbong
kereta yang membawa saya ke Jakarta.
Dalam perjalanan, saya banyak merenung. SMS yang sudah saya jadwalkan terkirim
tepat jam 9 pagi tidak dapat terkirim karena satu dan lain hal, termasuk pulsa.
Saya lupa mengisinya sebelum berangkat.
Sepanjang
perjalanan, saya banyak merenung. Walaupun mendapatkan teman baru dari Medan yang sangat
menyenangkan, saya tetap merenung di sela-sela jeda pembicaraan. Merenung tentang
perjalanan saat itu, merenung tentang masa lalu, saat ini dan masa depan. Merenung
tentang perjalanan hidup yang telah saya lalui dan akan saya lalui. Merenung
tentang ‘kejutan-kejutan’ yang akan terjadi dan tidak terduga sebelumnya.
Akhirnya, renungan saya semuanya bermuara pada satu titik: ada satu kekuasaan
yang berada di balik itu semua.
Saya
memikirkan tentang kecelakaan yang terjadi antara kereta api dengan kendaraan
lain yang tak sejenis. Kecelakaan seperti itu sering terjadi padahal kereta api
memiliki jalur tersendiri dan tak pernah sedikit pun mengambil jalan yang bukan
haknya, yaitu aspal milik motor dan mobil serta kendaraan sejenis. Saya
kemudian berpikir bahwa menjadi baik saja tidak cukup. Menjadi baik dan patuh,
seperti kereta api, pun berisiko rusak jika lingkungan dan kawan-kawan sekitar
rusak, seperti motor dan mobil yang tidak patuh terhadap aturan di perlintasan
kereta api.
Kemudian
saya berpikir tentang orang-orang yang berada di dalam kereta api. Ketika
tertidur, mereka semua terlihat sama: polos. Tidak ada wajah seram, buruk rupa,
jelek, dan tak menarik. Wajah cantik dan tampan pun terlihat biasa jika sedang
tertidur. Dari sini, saya berbicara dengan hati nurani saya bahwa pada
dasarnya, semua manusia itu baik. Mereka memiliki jiwa yang bersih dan hati
nurani yang polos. Hanya saja, ketika mereka terjaga, lagi-lagi lingkunganlah
yang membuat mereka bersikap berbeda. Saya yakin seorang berwajah garang pun
dapat tersenyum manis di hadapan orang yang dikasihinya sedangkan wajah secantik
apapun akan terlihat masam dan kusut jika dihadapkan pada situasi yang paling
dibencinya.
Saya
meloncat lagi, kali ini berpikir tentang hubungan sesama manusia. Bagaimana
manusia membentuk hubungan satu dengan yang lain amatlah menarik bagi saya. Paradigma
‘mau berhubungan asal sama-sama untung’ sepertinya tak berlaku dalam pandangan
saya saat itu. Manusia mau berhubungan dengan orang lain bukan karena
keuntungan semata; saya lebih memilih menggunakan kata ‘kebutuhan’, karena pada
dasarnya manusia butuh berbicara dan mendengarkan. Dengan begitu, manusia
merasa hidup.
Banyak
renungan-renungan yang kadang suram, samar, terang, bahagia, hingga liar
sekalipun. Namun jika kebanyakan orang tak habis pikir mengapa semua itu
terjadi, saya justru selalu berpikir semua itu harus terjadi (“mengapa tidak?”
begitu pikir saya). Kita belajar darinya. Baik dan buruk hanyalah persepsi kita
tentang sesuatu. Benar bahwa kita tak dapat mengubah keadaan di luar diri kita,
namun kita tetap punya pilihan untuk menentukan sikap kita. Baik dan buruk,
bagus dan jelek, enak dan tidak enak hanyalah persepsi sementara orang terhadap
kejadian saat itu. Anda bisa buka kembali album dan buku kenangan Anda. Anda
akan temukan bahwa kejadian buruk yang menimpa Anda saat itu akan menjadi sesuatu
yang berharga saat ini. Kehilangan sesuatu atau seseorang yang Anda cintai di
masa lalu, contohnya, akan membuat Anda lebih tegar dan kuat saat ini.
Renungan
saya kembali kepada sahabat saya, Arifatun Anifah Setyawati, yang menikah Sabtu
pagi. Sudah banyak interaksi yang terjalin selama ini. Saya berpikir bahwa itu
semua bukan atas dasar keuntungan semata. Hubungan kami tetap baik walaupun ada
beberapa proyek bisnis yang gagal kami laksanakan. Jika Aan – nama panggilannya
– dan saya berpikir tentang keuntungan, kami mungkin sudah melupakan satu sama
lain.
Saya lalu
berpikir tentang diri saya sendiri. Tentang kejadian yang hadir dalam kehidupan
saya. Tentang ujian berat yang harus saya hadapi serta nikmat yang harus saya
syukuri. Saya menghitung berapa banyak perbandingan antara kenikmatan yang saya
terima dengan kesulitan yang saya derita. Hasilnya sepertinya mengejutkan diri
saya. Tak ada alasan bagi saya untuk mengeluh dan tak mampu berbuat. Walau
terkadang saya merasa tak berharga dan jatuh, saya sejenak menyadari bahwa saya
dikaruniai begitu banyak kenikmatan, hingga saya lelah menghitungnya, dan
tertidur.
(saya lupa apakah saya melanjutkan hitungan saya dalam
mimpi, jadi jangan tanyakan berapa banyak nikmat yang saya dapatkan.)
* * *
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia
menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung
dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan
sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
bagi kaum yang berfikir.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu.
Sesungguhnya pada yang demikan itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi
orang-orang yang Mengetahui.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari
karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, dia
memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan
dia menurunkan hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu sesudah
matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda
bagi kaum yang mempergunakan akalnya.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. Kemudian apabila dia memanggil
kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur).
(Ar-Ruum: 21 – 35)
* * *
Kekuasaan
itu ada dan akan selalu ada. Ketika kita terbangun, tertidur, bekerja, terdiam,
merenung, bahkan melakukan kejahatan pun, kekuasaan itu akan selalu ada dan
hadir dalam hati kita. Kekuasaan itulah yang mencegah manusia saling membunuh sesamanya.
Kekuasaan itulah yang menimbulkan rasa cinta sesama manusia. Kekuasaan itulah
yang membuat kita tegar dan sabar menghadapi beratnya hidup. Pun ketika
seseorang melaksanakan niat jahatnya, kekuasaan itulah yang telah menimbulkan
penyesalan dalam diri. Dan akhirnya, kekuasaan itulah yang akhirnya telah
menikahkan sahabat saya Aan dengan seorang laki-laki yang sangat dicintainya.
Jakarta, 7 Januari 2008
Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya pula, saya telah selesai
menuliskan pengalaman singkat ini untuk Anda karena saya ingin berbagi betapa
indahnya hidup tanpa rasa benci dan dendam. Betapa lapangnya hidup tanpa buruk
sangka, iri dan dengki. Dan betapa bahagianya hidup jika dikelilingi oleh
orang-orang yang kita cintai…
No Comments »
Pada suatu hari
aku meminta pada-Nya untuk memberikan kepadaku
bunga mawar yang
cantik beserta kupu-kupu yang indah
Setiap saat, setiap hari, aku terus berdoa
Berharap agar mawar dan kupu-kupu itu
Disegerakan dalam hidupku
Namun alangkah terkejutnya aku
Ketika Allah memberikanku tangkai hijau tak berbunga, bahkan
berduri
Serta seekor ulat yang sangat menjijikkan
Mengapa? Apakah aku salah dalam meminta?
Lalu ku coba mencari jawabnya
Diantara tumpukan buku-buku koleksiku
Yang pernah kupelajari saat SMA
…
Kudapatkan, bahwa tangkai jelek dan berduri itu adalah
tangkai mawar
Dan ulat yang buruk rupa itu adalah calon kupu-kupu
Lalu kupelajari pula bagaimana cara membuat mereka menjadi
seperti apa yang kuinginkan
Tangkai itu harus ditanam di tanah dan disirami,
Sedangkan ulat, taruh ia dalam ruangan yang hangat dan kering
Serta dekatkan ia dengan sumber makanannya, yaitu daun dari
pohon
….
Tak berapa lama kemudian,
Kudapati tangkai itu mulai berbunga
Dan ulat itu bersembunyi di dalam gulungan berwarna hitam
Ku tak putus asa, mencoba melakukan apa yang seharusnya
kulakukan
Untuk mendapatkan mawar yang cantik
Dan kupu-kupu yang indah
…
Saatnya tiba
Pada suatu pagi, mawarku muncul dengan cantiknya
Dan gulungan itu… mengapa isinya menghilang?
Kemana gerangan sang ulat buruk rupa?
Kuperhatikan mawar cantik itu
Begitu indahnya hingga ku melupakan ulat jelek itu
“Mawar ini pun sudah cukup dalam
hidupku,” begitu pikirku
Namun ketika ku bergembira dengan mawar cantikku
Seekor kupu-kupu yang indah berwarna-warni mendekati mawarku
Ia hinggap disana dan tak pergi-pergi
Bertengger di kelopaknya yang berwarna putih murni
Seakan-akan berkata padaku,
“It’s just a matter of time…”
Yogyakarta, 14 Desember 2007
Doa yang
terkabul adalah 50% bahan dasar dan 50% usaha…
2 Comments »
Sesungguhnya
orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga.
janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah
baik bagi kamu. tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang
dikerjakannya. dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar
dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar[1031].
Mengapa di waktu kamu
mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka
baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: "Ini
adalah suatu berita bohong yang nyata."
Mengapa mereka (yang
menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Olah
Karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi Maka mereka Itulah pada sisi Allah
orang- orang yang dusta.
Sekiranya tidak ada
kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya
kamu ditimpa azab yang besar, Karena pembicaraan kamu tentang berita bohong
itu.
(Ingatlah) di waktu
kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan
mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu
yang ringan saja. padahal dia pada sisi Allah adalah besar.
[An-Nuur: 11 – 15]
* * *
Jika
Anda pernah membaca ayat ini dan meresapi maknanya, apalagi Anda seorang
muslim, Anda akan merasakan betapa kejahatan fitnah begitu besar. Bacalah Asbaabun Nuzuul (sebab-sebab
turunnya ayat) dari ayat ini. Anda akan temukan torehan sejarah yang sangat luar
biasa dan masih terjadi hingga saat ini. Anda akan temukan bagaimana Abdullah
bin Ubay bin Salul begitu sadis “menguliti” Ummul Mukminin Aisyah ra. dengan
fitnah yang diluar batas. Anda akan menangis terharu, jengkel, hingga melaknat
perbuatan seperti itu. Bagaimana bisa seorang laki-laki, yang fitrahnya
diciptakan untuk melindungi wanita, tega menyakiti hati wanita hingga relung
yang paling dalam?
Bagaimanapun,
seorang wanita diciptakan teramat sangat lembut. Ia memiliki hati dan perasaan
yang lebih halus dari sutera, lebih sensitif dari tanaman putri malu, lebih
lembut dari bulu, dan lebih peka dari cermin. Sedangkan laki-laki, ia
diciptakan dalam bentuk yang sedemikian tangguh dan kuat, mampu menanggung
beban berat dan tanggung jawab yang besar. Setiap jenis memiliki keutamaannya
masing-masing.
Allah
menciptakan laki-laki sebagaimana diterangkan dalam Al-Quran,
Kaum laki-laki itu
adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh Karena Allah Telah melebihkan sebahagian
mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan Karena mereka
(laki-laki) Telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita
yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika
suaminya tidak ada, oleh Karena Allah Telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita
yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah
mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka
mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292].
Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.
[An-Nisaa: 34]
Kelebihan
yang diberikan Allah kepada laki-laki justru merupakan beban tambahan bagi kaum
laki-laki. Pemimpin diatas berarti tanggung jawab dan tanggung jawab berarti
beban. Sehingga wanita adalah tanggung jawab laki-laki. Sebagaimana pimpinan
yang bertanggung jawab terhadap anak buahnya, maka wanita berada di bawah
perlindungan laki-laki.
Islam
menghormati wanita sedemikian tingginya sampai-sampai Al-Quran banyak membahas
tentang wanita. Allah, melalui hikmah-Nya, ingin memberitahukan kepada kita
bahwa wanita adalah ‘istimewa’. Di satu sisi, ia dapat menjadi tiang agama, di
sisi lain ia pun dapat menghancurkan sebuah peradaban. Maka, wahai kaum
laki-laki, bersikaplah ksatria dengan tidak menjadikan wanita sebagai “sasaran
empuk” apapun, termasuk kekesalan, pelampiasan, hingga fitnah karena
ketidaksukaan. Laki-laki harus berhadapan dengan laki-laki.
* * *
Kekejaman
terstruktur telah membuat Aisyah yang lembut hatinya menangis tanpa henti. Abdullah
bin Ubay bin Salul telah melakukannya bahkan kepada Rasulullah sendiri. Dan
hebatnya, Rasulullah hampir percaya! Suatu fitnah yang hebat! … Rasulullah pun
hampir menceraikan Aisyah…
Sudah
sewajarnya kaum laki-laki melindungi wanita dimanapun ia berada. Kenal atau tidak
kenal. Seperti yang dilakukan oleh Shafwan (yang juga terkena fitnah Abdullah
bin Ubay bin Salul). Apa yang ia lakukan sungguh sebuah sikap ksatria. Ia
benar-benar menghormati Aisyah sebagai seorang wanita. Ia benar-benar
memberikan bantuan kepada Aisyah tanpa keinginan apapun.
Tidak
heran jika Abdullah bin Ubay bin Salul, laki-laki yang melakukan kekejaman
terstruktur itu, seharusnya disebut banci. Seharusnya pula ia disebut
anak-anak. Atau lebih cocok dikatakan sebagai pengadu domba. Bahkan penjahat
wanita. Namun semua gelar itu sepertinya tak cukup. Hingga Allah memberikan
gelar yang pantas untuknya… Munafik.
Yogyakarta, 11 Desember 2007
Maha Suci Allah yang telah menciptakan Adam dan Hawa…
Maha Suci Allah pula yang telah menciptakan Abdullah bin Ubay
bin Salul, agar manusia dapat mengambil pelajaran darinya…
1 Comment »
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah
kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu
dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan
satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging
saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan
bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha
Penyayang. (Al-Hujuraat: 12)
* * *
Saya
terpaku membaca ayat ini. Sekali lagi. Sekali lagi. Dan akhirnya berkali-kali.
Entah telah berapa kali air mata ini menetes.. Ah, mereka, saudara-saudara
seiman yang begitu baik dan lucu-lucu. Mereka yang begitu penuh senyum dan
selalu menawarkan bantuan. Mereka yang tak pernah absen dalam acara yang
bertajuk dakwah. Mereka.. ah, hati ini serasa tak mampu menyebut nama mereka,
karena kebaikan-kebaikan dan jasa mereka terhadap diri saya yang tak mampu
berbuat apa-apa.
…
Hari
ini adalah hari yang baik bagi saya. Hari dimana matahari bersinar cerah. Hari
dimana siangnya hujan rintik-rintik membasahi jaket dan sedikit laptop yang terbungkus
dengan plastik. Hari dimana saya melihat burung-burung berkicau dan tersenyum
melihat anak-anaknya tumbuh besar. Hari dimana saya mengganti ban dalam motor dan
hari dimana salah seorang sahabat di asrama Dharmaputra, Ratno namanya, bersedia
berbagi dengan saya. Benar-benar hari yang indah.
Hari
ini pula adalah hari bersejarah. Hari dimana tampak kejelasan antara siang dan
malam. Hari dimana tampak jelas siapa teman dan siapa lawan. Hari dimana Allah
menampakkan sahabat dan penjahat. Sungguh, hari yang penuh dengan makna dan
hikmah…
Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari
kemarin, maka ia beruntung.
Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari
kemarin, maka ia merugi.
Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari
hari kemarin, maka ia celaka.
* * *
Hari
ini saya benar-benar bahagia. Allah telah memberikan hikmah yang banyak. Hari
ini saya benar-benar mendapatkan arti hidup yang sebenarnya. Hari ini saya merasakan
pengalaman baru dan luar biasa yang jarang didapat oleh orang seperti saya.
Anda tahu?
Sebagian
orang berlomba-lomba membuat fitnah yang nyata untuk menjatuhkan lawan
politiknya. Sebagian lagi membuat fitnah untuk menyingkirkan lawan bisnisnya. Sebagian
lagi memfitnah hanya untuk melindungi dirinya. Ada pula yang melakukan fitnah
hanya untuk mempertahankan jabatannya. Tapi pantaskah seorang yang memiliki
jabatan struktur dalam dakwah, apalagi seorang ketua, melakukan fitnah terhadap
saudaranya sesama aktifis dakwah tanpa mekanisme cross-check
terlebih dahulu? Allahu Rabbi,
sungguh luar biasa…
Anda
bisa bayangkan, seorang ketua, bahkan mas’ul dakwah, “mengadukan” sebuah
permasalah terkait dengan Anda TANPA membicarakan dahulu dengan Anda kebenaran
berita tersebut. Seorang ketua tersebut, tanpa mempertimbangkan efek baik dan
buruknya, meneruskan berita ini kepada orang lain yang justru akan semakin
menambah rumit masalah. Jika Anda menjadi saya, dan tentu saja Anda memegang
rahasia terpenting ketua tersebut, apa yang akan Anda lakukan? Balas dendam?
Ikut menyebarkan fitnah (atau tepatnya kebenaran tentang keburukannya) kepada
orang lain sehingga ia pun merasakan sakit yang sama? Meniru kelakuan
kekanak-kanakan seperti itu, dimana seorang anak yang tidak puas akan mengadu
pada orang tuanya? Subhanallah, Maha
Suci Allah…
Atas
nama jamaah (yang saya ragu ia sendiri tidak mengerti makna sebenarnya dari
jamaah), ia memakan daging saudaranya sendiri. Atas nama struktur, ia
membeberkan keburukan orang lain. Atas nama perbaikan, ia ceritakan
keburukan-keburukan itu, persis seperti presenter gosip di televisi. Seandainya
ia tahu bagaimana Rasulullah menyelesaikan masalah seperti ini… ya, seandainya
ia tahu… Namun saya tidak tahu apakah Sirah Nabawiyah miliknya telah dibaca
habis atau hanya penghias rak buku semata sebagai legalitas bahwa ia adalah
seorang ketua… Allah, lindungilah aku dari buruk sangka… Astaghfirullah…
Anda
dan saya, kita semua tahu bahwa sebutan untuk orang-orang seperti ini adalah …
pengecut. Sejujurnya, saya lebih takut menghadapi orang-orang pengecut seperti
ini. Orang-orang yang bermuka manis dan tersenyum di depan kita, namun diam-diam
ia menikam dari belakang. Orang-orang yang punya kekuasaan namun menggunakannya
untuk menyingkirkan orang lain; atau melindungi dirinya sendiri; atau mengharap
pujian; atau bahkan mempertahankan jabatannya karena sudah berprestasi menguak
keburukan orang lain….
Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita
bohong itu adalah dari golongan kamu juga. janganlah kamu kira bahwa berita
bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. tiap-tiap seseorang
dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. dan siapa di antara
mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu
baginya azab yang besar. (An-Nuur: 11)
Ayat ini saya baca sesudah tak henti-hentinya
menangis di hadapan-Nya. Allah… ku tak peduli jika seluruh manusia membenciku,
asalkan Engkau ridho padaku.. itu sudah cukup bagiku.. yang aku takutkan adalah
bahwa aku mulai peduli kepada ridho manusia dan aku melupakan ridho-Mu…
* * *
(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong
itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu
ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. padahal
dia pada sisi Allah adalah besar. (An-Nuur: 15)
* * *
Dan pengecut itu
bernama… Kristiono Setyadi. Pengecut yang tidak berani bersikap tegas kepada
orang yang telah menikamnya. Pengecut yang tidak berani bersuara lantang
meninggikan kebenaran, hanya karena sistem yang tidak mengijinkan… Pengecut
yang tidak berdaya melawan kekuasaan, hanya karena kalah dalam pengaruh dan
kekuatan struktur… Namun pengecut ini, Kristiono Setyadi, masih berharap dan
akan selalu berharap pada satu kekuatan tanpa batas… ALLAH.
Laa hawlaa walaa quwwataa
illa biLLAH…
Yogyakarta, 10 Desember 2007
Rabighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii waafinii
wa fuannii…
1 Comment »
Setelah jelas bagaimana cara virus itu bekerja, inilah cara
Anda mengusirnya secara manual:
Reboot
komputer Anda dan masuk ke dalam modus safe mode with command prompt
(jika Anda tidak mengerti apa yang saya maksudkan, buka lagi manual atau help windows Anda; atau bahkan
bertanya kepada teman Anda terkadang dapat menyelesaikan masalah).
Mengapa masuk ke dalam modus ini?
Karena virus tersebut membutuhkan registry untuk
dapat melakukan aksinya sedangkan pada modus ini, Windows tidak menjalankan
secara penuh registry-nya sehingga virus ini
tidak dijalankan (atau bahasa kerennya, tidak di-run).
Setelah muncul command prompt, Anda tahu apa yang harus
Anda perbuat, kan? Sebagaimana kejahatan, penumpasan pertama kali adalah pada
dedengkotnya. Dan Anda sudah tahu dedengkot virus ini. Dari command prompt, ketik perintah
berikut ini:
cd \windows\system32
lalu tekan Enter.
Di prompt Anda akan muncul seperti ini:
c:\windows\system32
Dari sini, Anda dapat menghapusnya dengan perintah del yang dimiliki DOS
del recycle.vbs
Dan tekan Enter.
Ada kemungkinan file tersebut tidak dapat dihapus dan muncul
pesan
Access denied.
Bila pesan ini muncul, Anda dapat melakukan perintah berikut
ini
attrib –h –r –s recycle.vbs
untuk menghilangkan atribut hidden
dan system lalu tekan Enter. Selanjutnya hapus
kembali dengan menggunakan perintah del.
Satu langkah telah terlewati. Kini saatnya Anda menghapus ‘anak-anak’nya,
yaitu file autorun.inf dan k4l0n6.sys.vbs yang ada pada
masing-masing drive. Jika Anda tak dapat menghapusnya, gunakan perintah attrib terlebih dahulu (seperti
diatas, hanya recycle.vbs
diganti dengan autorun.inf
atau k4l0n6.sys.vbs) lalu gunakan
perintah del.
Terakhir, Anda dapat dengan sempurna mengusir virus ini dari
komputer Anda dengan membuka regedit untuk
meng-edit registry
Anda. Caranya tekan Ctrl+Alt+Del.
Pada Tag Application, klik New Task… dan ketik regedit pada textbox Open yang muncul di layar.
Setelah regedit terbuka,
browse ke dalam kunci ini:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
Di sebelah kanan, Anda akan melihat daftar program-program
yang dijalankan secara otomatis saat Windows startup. Cari kata Aegia pada kolom Name dan klik kanan. Pilih Delete.
Sampai disini, Anda telah berhasil melenyapkan virus katro tersebut dari komputer Anda.
* * *
Selesai
sudah tugas Anda melindungi komputer kesayangan Anda dari virus tak bertanggung
jawab. Namun tidak hanya sampai disini. Virus tersebut, sebagaimana pada
penjelasan saya di bagian 2, juga mengubah beberapa nilai registry yang ingin menunjukkan
bahwa virus ini hadir. Jika Anda tidak ingin repot, Anda dapat membiarkan
nilai-nilai tersebut ada di registry Anda
karena tidak akan membahayakan Anda. Namun jika Anda seorang perfeksionis dan
tidak rela komputer serta software Anda
“diacak-acak” orang lain, berikut ini cara menghilangkan secara total efek
virus tersebut dari komputer Anda.
Buka
kembali regedit.exe Anda dan Find… kata kunci “JOSS” (tanpa
tanda petik). Hapus semua hasil penemuan jika memang JOSS tersebut ada
hubungannya dengan virus ini (terkadang ada kata-kata JOSS yang memang asli
dari software lain dan bukan virus, namun menurut saya sangat jarang sekali.
Anda harus teliti dan berhati-hati karena Anda bermain-main dengan “jantung”
Windows). Selain itu, cari juga kata kunci “KEYBOARDNYA” (tanpa tanda petik)
dan hapus dari registry Anda.
Virus
ini juga sangat iseng dan mengubah judul Internet Explorer Anda (beruntung saya
menggunakan Firefox sehingga tak terpengaruh). Untuk mengembalikannya, cari
kata kunci “ATTACK” dan hapus dari registry Anda.
Semudah itu.
PERHATIAN! Registry adalah hal paling sensitif
yang pernah ada di Windows (selain beberapa file system, tentunya). Jika Anda
tidak yakin atau tidak pernah bermain-main dengannya, saya sarankan untuk
mendapatkan bantuan dari seorang teman atau siapapun yang ahli (atau minimal
pernah) menggunakan registry Windows.
Saya tidak bertanggung jawab atas kerusakan komputer Anda akibat kesalahan Anda
dalam menggunakan registry Windows.
Pastikan Anda memiliki back-up data jika
terjadi hal di luar dugaan. Jika Anda benar-benar tidak mengerti sepenuhnya
proses ini, saya sarankan untuk menyerahkan hidup Anda pada antivirus yang
benar-benar handal dan selalu up-to-date.
Yogyakarta, 8 November 2007
“Selesai sudah…”
3 Comments »
Sebenarnya
saya tidak tega memberikan tips ini kepada Anda karena bisa jadi saya
mengecewakan si pembuat virus. Namun apa boleh buat, demi kebaikan kita
bersama. Semoga semakin sedikit orang-orang yang berbuat kerusakan di komputer
orang lain (kalo merusak komputer sendiri jelas tidak dilarang).
Baiklah,
akan kita mulai dengan indikasinya. Sebelumnya, saya ingin mengatakan kepada
Anda bahwa tulisan ini dipublikasikan untuk Anda yang benar-benar awam tentang
komputer dan pemrograman, namun sedikit paham tentang DOS dan Windows. Jika
Anda seorang programmer atau bahkan coding-wizard, saya persilahkan
untuk tidak membuang-buang waktu Anda dan mengerjakan sendiri apa yang harus
Anda kerjakan dengan virus tersebut. Saya yakin script
Visual Basic tidak terlalu merepotkan Anda.
Indikasi komputer Anda terkena virus ini adalah:
· Terasa lebih lambat dari sebelumnya (walau tidak
signifikan untuk komputer kelas atas).
· Tidak terjadi apa-apa ketika Anda men-double-click drive yang Anda miliki
di komputer Anda (Anda dapat membukanya dengan cara browse
atau explore).
· Di setiap drive terdapat file bernama autorun.inf dan k4l0n6.sys.vbs (perhatikan
bahwa kedua file ini tak akan tampak jika Anda men-set opsi “Show hidden files” dan “Show system files” pada “Folder Options…” ke posisi off. Set pilihan tersebut ke posisi
on untuk melihat kedua file tersebut).
Jika Anda hanya menemukan indikasi pertama namun tidak kedua
dan ketiga, artinya komputer Anda butuh di-upgrade karena
faktor kelambatan bukan pada virus tetapi pada komputer Anda. Namun jika Anda
telah menemukan ketiga indikasi diatas, bisa dipastikan Anda terinfeksi virus
ini. Selamat!
Lalu
bagaimana cara membersihkannya? Bagi Anda yang tertarik, Anda dapat terus membaca
tulisan ini. Namun jika Anda tak punya waktu atau sudah pusing dengan
istilah-istilah diatas, saya sarankan untuk meng-update
antivirus Anda dan biarkan ia yang bekerja untuk Anda.
Jika
Anda tertarik dengan cara kerja virus ini, misal Anda seorang programmer, Anda dapat membuka file
k4l0n6.sys.vbs dengan
menggunakan editor biasa seperti Notepad, EditPlus, UltraEdit, atau program
sejenis lain, tetapi jangan gunakan WordPad atau MSWord. Bukan apa-apa, sayang resource komputer Anda terbuang
percuma hanya untuk melihat source code virus
tersebut.
Sudah
Anda buka? Anda akan tahu isinya dan bagaimana virus itu menginfeksi komputer
Anda. Jika Anda paham VBScript, cukup sampai disini. Anda tahu apa yang harus
Anda lakukan. Namun jika Anda sama sekali blank tentang
tulisan yang sepertinya tak berguna yang muncul di layar monitor Anda, saya
akan menjelaskannya sedikit untuk Anda.
Pertama,
virus ini akan mendaftarkan dirinya sendiri di registry
agar dapat di-load sewaktu windows mulai (startup). Cara ini cukup ampuh bagi
sebagian pengguna Windows yang awam tapi tidak bagi mereka yang mengerti
tentang registry.
Kedua,
virus ini akan membuat file virus master bernama recycle.vbs (atau variannya
dengan ekstensi sama – perhatikan bahwa virus ini menggunakan nama umum untuk
fasilitas Windows sehingga tidak mudah ditebak) pada folder system atau system32 di Windows sehingga
tidak mudah dideteksi oleh mereka yang tidak mengerti tentang sistem Windows.
Setelah itu, virus ini juga membuat file k4l0n6.vbs di
root directory (root folder) sehingga ketika dibuka menggunakan double-click, autorun.inf akan
menjalankan file ini (yang, tentu saja, efeknya akan menyebarkan virus ini
lebih jauh).
Ketiga,
dengan menetapnya script ini di memory akan dengan mudah
menginfeksi segala macam device yang masuk
ke dalam komputer, terutama flashdisk. Hal ini dapat kita ketahui dari script-nya. Tidak hanya flashdisk,
tetapi harddisk external, floopy, dan sebagainya, akan terinfeksi virus ini.
Keempat,
virus akan terus menetap di komputer selama user tidak menghilangkannya sendiri
(atau dibersihkan oleh antivirus). Karena virus ini juga menginfeksi removable device, maka seperti
itulah modus penyebarannya. Namun sepertinya virus ini tidak berbahaya. Virus
ini hanya menampilkan status infeksi tanpa berbuat sesuatu yang merugikan kita.
Walaupun begitu, khusus untuk komputer yang lambat, virus ini akan terasa
efeknya.
(to be continued…)
No Comments »
|